PADANG, Menara Info – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang terus mengintensifkan upaya penemuan kasus tuberkulosis (TB) melalui kegiatan penelusuran kontak atau tracing di 104 kelurahan.
Kegiatan ini menyasar masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TB maupun kelompok yang berisiko terinfeksi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Padang, dr. Dessy M. Siddik, mengatakan kegiatan tracing tersebut telah dimulai sejak 19 Agustus 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan November 2026.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebar di seluruh kelurahan dengan jumlah lokasi yang disesuaikan berdasarkan kondisi serta temuan kasus TB di masing-masing wilayah.
Kota Padang sendiri mendapatkan sebanyak 242 lokus tracing.
Setiap lokus menargetkan sekitar 100 orang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, sehingga secara keseluruhan terdapat sekitar 24.200 sasaran pemeriksaan."Dari pasien TB yang sudah positif, kita telusuri siapa saja yang pernah berkontak, baik tetangga, teman di tempat kerja, teman sekolah, maupun orang yang pernah berinteraksi dengan pasien. Dari sana kita lakukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut," jelas Dessy, Selasa (3/11/2026).
Dalam pelaksanaannya, Dinkes Kota Padang turut melibatkan pihak kelurahan dan kader kesehatan untuk membantu mengidentifikasi serta mengarahkan masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TB agar bersedia mengikuti pemeriksaan.
Masyarakat yang menunjukkan gejala atau diduga terinfeksi berdasarkan pemeriksaan awal akan diarahkan menjalani pemeriksaan dahak.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan positif TB, pasien akan segera mendapatkan pengobatan.
Editor : Veby Rikiyanto