Biaya Variabel (VC) = Biaya yang berubah sesuai jumlah cucian (kg). Contoh: Deterjen, pewangi, listrik, air, plastik kemasan, dll.
Harga Jual (P) = Tarif per kg. Contoh: Rp6.000, Rp7.000, atau Rp8.000 per kg.
Total Modal Awal (Investasi) = Biaya pembelian semua aset di awal. Contoh: Mesin cuci, pengering, setrika, timbangan, perlengkapan, dll.
Catatan Penting: Biaya Listrik dan Air biasanya masuk ke Biaya Variabel karena pemakaiannya tergantung volume cucian. Jika ada biaya langganan internet atau gaji karyawan dengan sistem tetap, itu masuk Biaya Tetap.
Langkah 2: Hitung Target BEP (Titik Impas) dengan Dua Rumus
Rumus 1: BEP Unit (kg) → Menghitung minimal kilogram cucian yang harus dicapai agar tidak rugi.
Rumus: BEP (kg) = Biaya Tetap (FC) ÷ (Harga Jual per kg (P) – Biaya Variabel per kg (VC))Contoh Kasus: Anda memiliki laundry kiloan dengan data:
Biaya Tetap (FC) per bulan: Rp2.000.000 (sewa tempat & gaji)
Biaya Variabel (VC) per kg: Rp3.000 (deterjen, listrik, dll)
Editor : Al Mangindo