Semangat serupa juga dirasakan Siti Asyiah, warga Desa Sekumur, Kelurahan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, yang sempat tinggal selama lima bulan di tenda pengungsian sebelum akhirnya menempati huntara.
Ia mengaku kondisi tempat tinggal sementara yang lebih layak membuat keluarganya perlahan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih kepada pemerintah. Kami berharap huntara yang belum selesai bisa segera rampung, dan huntap juga cepat dibangun,” ujar Siti. (*)
Editor : Al Mangindo