Wagub Vasko Ruseimy Tembus 13 Jam Perjalanan Ekstrem ke Nagari Sungai Lolo, 3 Jam Susuri Sungai Berarus Deras

×

Wagub Vasko Ruseimy Tembus 13 Jam Perjalanan Ekstrem ke Nagari Sungai Lolo, 3 Jam Susuri Sungai Berarus Deras

Bagikan berita
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy naiki sampan dan mengarungi derasnya arus sungai, saat menuju Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Rabu. (humas)
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy naiki sampan dan mengarungi derasnya arus sungai, saat menuju Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Rabu. (humas)

PASAMAN (27/5/2026) - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy kembali menunjukkan komitmennya untuk memastikan pemerintah hadir hingga ke wilayah terjauh Sumbar.

Vasko terus melanjutkan agenda turun langsung ke masyarakat, termasuk menembus kawasan pedalaman di Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Rabu.

Dikenal dengan gaya kerja cepat, responsif, dan dekat dengan masyarakat, Vasko menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan demi menyerap langsung aspirasi warga di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur dasar tersebut.

Dari Kota Padang, rombongan harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam melewati jalur perbukitan dengan kondisi medan yang cukup berat.

Perjalanan kemudian dilanjutkan sekitar tiga jam menggunakan perahu menyusuri sungai berarus deras menuju Jorong Pertemuan, Nagari Muaro Sungai Lolo.

Jalur sungai yang dilalui dipenuhi bebatuan besar, tikungan tajam, serta kawasan hutan pedalaman dengan kondisi cuaca yang cepat berubah.

Meski menghadapi medan ekstrem, Vasko menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk jauh dari masyarakat.

“Selagi badan ini masih mampu bergerak, kami akan terus melangkah. Menembus jarak, medan, dan keterbatasan demi menyerap langsung aspirasi masyarakat serta memastikan pemerintah hadir sampai ke pelosok negeri,” ujar Vasko.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan. Pemerintah Provinsi, kata dia, ingin memastikan masyarakat di daerah terpencil juga memperoleh perhatian dan pelayanan yang sama.

“Kita ingin melihat langsung kondisi masyarakat di sini. Banyak persoalan yang memang harus dirasakan sendiri di lapangan agar solusi yang diambil bisa benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini