Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya.
Bantuan pendidikan, katanya, hendaknya digunakan untuk menunjang kebutuhan sekolah dan kuliah, sedangkan bantuan kesehatan dimanfaatkan untuk biaya pengobatan dan pelayanan kesehatan.
Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Baznas Padang Panjang, Novi Hendri menjelaskan, Program Padang Panjang Cerdas difokuskan untuk membantu pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan dengan lebih baik.
Adapun Program Padang Panjang Sehat diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan dan layanan kesehatan.
“Sedangkan Program Padang Panjang Peduli menyasar warga yang menghadapi kesulitan ekonomi dan membutuhkan bantuan sosial,” terangnya.
Menurut Novi, ketiga program tersebut merupakan wujud sinergi antara Baznas, Pemerintah Kota Padang Panjang dan TP-PKK dalam mendukung pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.“Kita berharap melalui program ini semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mampu bangkit menuju kehidupan yang lebih sejahtera,” katanya.
Salah seorang penerima bantuan, Anwar mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung pendidikan anak-anaknya.
Melalui penyaluran zakat tersebut, Baznas berharap manfaat dana zakat dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat dan menjadi salah satu instrumen efektif dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian warga. (*)
Editor : Al Mangindo