PARIAMAN, Menara Info – RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Kali ini, rumah sakit tersebut menghadirkan SIGODA-OK (Sistem Informasi Data Obat Datang dan Obat Kosong) sebagai solusi digital untuk mempercepat penyampaian informasi ketersediaan obat di lingkungan rumah sakit.
Inovasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi yang diikuti tenaga kefarmasian, kepala depo farmasi, serta petugas gudang farmasi.
Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh petugas dalam penerapan sistem informasi yang cepat, akurat, dan terintegrasi guna mendukung pelayanan kefarmasian yang semakin optimal.
SIGODA-OK merupakan sistem monitoring informasi obat datang dan obat kosong berbasis Google Spreadsheet yang dapat diakses secara real time oleh seluruh depo farmasi.
Melalui sistem ini, petugas gudang farmasi dapat memperbarui data ketersediaan obat secara langsung, sehingga setiap unit pelayanan memperoleh informasi terbaru tanpa harus melakukan pengecekan stok maupun konfirmasi secara berulang.Direktur RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH, dr. Herlina Nasution, M.Kes, mengatakan kehadiran SIGODA-OK menjadi bagian dari transformasi digital rumah sakit dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kefarmasian.
"SIGODA-OK kami hadirkan untuk memperkuat pelayanan kefarmasian melalui sistem informasi yang cepat, akurat, dan dapat diakses secara real time," katanya, Rabu (8/6/2026).
Dengan begitu, lanjut Herlina, koordinasi antarunit menjadi lebih efisien sehingga pelayanan kepada pasien tidak lagi terkendala keterlambatan informasi mengenai ketersediaan obat.
Ia menambahkan, penerapan sistem tersebut tidak hanya memudahkan monitoring stok obat, tetapi juga mengurangi potensi kesalahan komunikasi antarunit, mempercepat pengambilan keputusan, serta mendukung kelancaran pelayanan farmasi di instalasi rawat jalan maupun rawat inap.
Editor : Veby Rikiyanto