PARIAMAN, Menara Info – RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, S.H. (RSMY) Pariaman terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Kali ini, rumah sakit tersebut memperkenalkan inovasi TERANGI MUMUN (Terapi Akupresur untuk Mengurangi Mual dan Muntah pada Pasien Tuberkulosis Paru) melalui kegiatan sosialisasi yang diikuti perawat, tenaga kesehatan, serta unit pelayanan terkait. Direktur RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, S.H., dr. Herlina Nasution, mengatakan inovasi TERANGI MUMUN merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan sekaligus mendukung keberhasilan pengobatan pasien Tuberkulosis (TB) Paru. Inovasi ini menghadirkan terapi akupresur sebagai terapi pendamping untuk membantu mengurangi keluhan mual dan muntah yang sering dialami pasien setelah mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). "Melalui inovasi ini kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih nyaman bagi pasien. Ketika keluhan mual dan muntah dapat dikurangi, diharapkan pasien semakin patuh menjalani pengobatan hingga tuntas sehingga angka keberhasilan terapi TB juga meningkat," ujar dr. Herlina, Jumat (17/7/2026)Baca juga: Paskibraka Kota Padang Matangkan Persiapan Jelang Upacara Peringatan Gugurnya Bagindo Aziz Chan
Ia menjelaskan, inovasi tersebut lahir dari tingginya kasus TB Paru yang ditangani rumah sakit. Data RSUD RSMY menunjukkan jumlah kunjungan pasien TB meningkat dari 76 orang pada 2022 menjadi 147 orang pada 2023 dan 163 orang pada 2024.
Editor : Veby Rikiyanto