SIMI Permudah Pengelolaan Inventaris, RSUD RSMY Pariaman Perkuat Layanan dengan Sistem Gudang Digital

×

SIMI Permudah Pengelolaan Inventaris, RSUD RSMY Pariaman Perkuat Layanan dengan Sistem Gudang Digital

Bagikan berita
Direktur RSMY Pariaman dr Herlina Nasution, M. Kes (*)
Direktur RSMY Pariaman dr Herlina Nasution, M. Kes (*)

PARIAMAN, Menara Info – RSUD Prof. H. Muhammad Yamin SH (RSMY) Pariaman terus memperkuat transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan melalui inovasi SIMI (Sistem Informasi Manajemen Inventory).

Inovasi berbasis web ini dikembangkan untuk mewujudkan pengelolaan inventaris gudang yang lebih cepat, akurat, terintegrasi, dan transparan sehingga mampu mendukung kelancaran pelayanan kepada pasien.

Direktur RSUD RSMY Pariaman, dr. Herlina Nasution, M.Kes, mengatakan inovasi SIMI lahir sebagai jawaban atas masih digunakannya sistem manual dalam pengelolaan inventaris gudang.

Mulai dari pencatatan stok, permintaan barang, penerimaan dari vendor hingga pelaporan masih mengandalkan buku, formulir kertas, tulisan tangan, dan komunikasi melalui WhatsApp yang berisiko menimbulkan keterlambatan serta kesalahan pencatatan.

"Melalui SIMI, seluruh proses pengelolaan inventaris dilakukan secara digital sehingga stok barang dapat dipantau secara real-time.," kara Herlina, Sabtu (18/7/2026)

Dengan SIMI, kata Herlina, distribusi logistik menjadi lebih cepat, data lebih akurat, dan manajemen dapat mengambil keputusan dengan lebih efektif.

"Ini merupakan komitmen RSUD RSMY Pariaman dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan," ujar dr. Herlina.

Ia menjelaskan, sebelum inovasi diterapkan, lebih dari 400 permintaan barang dari ruangan dan sekitar 25 faktur vendor setiap tahun masih diproses secara manual.

Kondisi tersebut menyebabkan penggunaan kertas yang tinggi, proses administrasi memakan waktu, serta menyulitkan pemantauan stok dan penyusunan laporan inventaris.

Melalui SIMI, seluruh proses kini terintegrasi dalam satu aplikasi berbasis web yang dapat diakses melalui komputer maupun perangkat seluler pada jaringan internal rumah sakit.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini