Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta juga menandatangani Komitmen Bersama Lintas Sektor Menuju Padang Selatan Zero TB yang memuat sepuluh aksi nyata.
Komitmen tersebut di antaranya memastikan terbentuknya Kelurahan Siaga TB di seluruh kelurahan, menggerakkan edukasi TB secara masif melalui sekolah, rumah ibadah, RT/RW, Posyandu, PKK, Karang Taruna, hingga media sosial.
Komitmen itu juga menegaskan pentingnya skrining aktif dan penelusuran kontak untuk menemukan setiap dugaan kasus TB sedini mungkin, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak serumah yang memenuhi syarat.
Merta memastikan seluruh pasien menyelesaikan pengobatan melalui pendampingan Pengawas Menelan Obat (PMO), kunjungan rumah, dan pemantauan berkala guna mencegah putus obat.
Selain itu, seluruh pemangku kepentingan sepakat menghapus stigma dan diskriminasi terhadap penyandang TB, mengintegrasikan program eliminasi TB ke dalam berbagai sektor pembangunan, pendidikan, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Peran RT/RW, PKK, LPM, Karang Taruna, kader kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha juga diperkuat sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas penularan TB.Melalui komitmen tersebut, Pemerintah Kecamatan Padang Selatan optimistis target Padang Selatan Zero TB dapat diwujudkan melalui semangat "Bersatu, Bergerak,
Bertindak untuk Eliminasi TB", dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, penemuan kasus secara aktif, pengobatan hingga tuntas, pencegahan penularan, serta penghapusan stigma terhadap penderita TB.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Padang Desi M. Siddiq, unsur Forkopimcam Padang Selatan, Ketua TP PKK Kecamatan Padang Selatan Vina Wilman Mukhtar, Kepala Puskesmas Rawang Viona Putria, Kepala Puskesmas Seberang Padang Sylvia Dewi Anwar, Kepala Puskesmas Pemancungan Dewi Muarofah, para lurah, serta kader kesehatan se-Kecamatan Padang Selatan.(Veri)
Editor : Veby Rikiyanto