Sementara itu, Komandan KRI Teluk Kendari-518, Letkol Laut (P) Fanny Gunawan Siregar, menjelaskan kapal tersebut bertolak dari Jakarta pada 3 Agustus 2026 dengan membawa 117 prajurit, termasuk komandan kapal.
Ia mengatakan, selama berada di Kota Padang seluruh personel siap menyambut masyarakat yang ingin berkunjung ke kapal perang tersebut.
"KRI Teluk Kendari dibuka untuk umum tanpa biaya. Kami mengajak masyarakat datang berkunjung dengan tetap mematuhi ketentuan keamanan dan menjaga ketertiban selama berada di atas kapal. Kami senang bisa hadir di Padang sekaligus ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Padang," katanya.
Fanny menjelaskan, KRI Teluk Kendari-518 merupakan kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) yang dirancang untuk mengangkut pasukan, kendaraan tempur, tank, dan logistik, serta mendukung operasi pendaratan amfibi.
Selain mendukung operasi militer, lanjutnya, kapal tersebut juga memiliki peran penting dalam distribusi logistik ke wilayah terpencil, pelaksanaan bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (Humanitarian Assistance and Disaster Relief/HADR), hingga evakuasi masyarakat saat terjadi bencana alam.Di kesempatan yang sama, Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, mengatakan kehadiran KRI Teluk Kendari-518 merupakan bentuk kedekatan TNI AL dengan masyarakat sekaligus dukungan terhadap penyelenggaraan HJK Padang ke-357.
"Kehadiran KRI Teluk Kendari diharapkan dapat mempererat hubungan TNI AL dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia kemaritiman," ujarnya.(*)
Editor : Veby Rikiyanto