Boyman menegaskan persoalan yang perlu diperbaiki bukan pada bangunan sekolah, melainkan sistem yang mengatur pemanfaatannya.
Ia pun mendukung target satu Sekolah Rakyat di setiap kabupaten/kota, dengan catatan kapasitas sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Bangunannya benar. Sistem yang menurut saya harus dibenahi. Artinya masih banyak anak-anak kita di Indonesia ini yang kurang mampu, yang membutuhkan sekolah berkualitas,” ujarnya.
Karena itu, Boyman meminta pemerintah memperbaiki sistem agar semakin banyak anak kurang mampu dapat memperoleh kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat.
Ia berharap kapasitas yang telah disiapkan melalui pembangunan gedung dapat benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak tersebut.“Saya mendukung, tetapi harus sistemnya dirubah, agar pemanfaatan terhadap sekolah itu benar-benar optimal. Artinya kalau kapasitasnya seribu, ya siswanya harus ada seribu,” tegasnya. (*)
Editor : Al Mangindo