Generasi Muda Kunci Indonesia Emas 2045! Ini 3 Bekal Penting dari Gubernur Sumbar

×

Generasi Muda Kunci Indonesia Emas 2045! Ini 3 Bekal Penting dari Gubernur Sumbar

Bagikan berita
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dialog dengan dua orang peserta Nagari Mabit Chapter 2 bertajuk "Muda Berwakaf dan Spirit Haji Muda" di Aula Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Jumat (4/9/2026) malam. (humas)
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dialog dengan dua orang peserta Nagari Mabit Chapter 2 bertajuk "Muda Berwakaf dan Spirit Haji Muda" di Aula Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Jumat (4/9/2026) malam. (humas)

PADANG (4/9/2026) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menilai, kualitas pembinaan generasi hari ini akan menentukan wajah Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Pemerinth mendorong generasi muda membekali diri sejak dini dengan nilai keagamaan, literasi keuangan serta kedekatan dengan masjid,” ungkap Mahyeldi.

Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Nagari Mabit Chapter 2 bertajuk “Muda Berwakaf dan Spirit Haji Muda” yang digelar Bank Nagari di Aula Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Jumat (4/9/2026) malam.

Mahyeldi mengapresiasi pelaksanaan Nagari Mabit Camp yang memasuki edisi kedua. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ruang pembinaan keagamaan, tetapi juga memberikan berbagai bekal penting bagi siswa-siswi di Sumatera Barat.

“Ini sesuatu yang luar biasa. Banyak hal yang ingin dihadirkan kepada adik-adik kita, siswa-siswi yang ada di Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.

Ia menyebut peserta akan mendapatkan pembekalan literasi keuangan, perbankan syariah dan keuangan syariah.

Pengetahuan tersebut dinilai penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam mengelola keuangan sejak dini.

Selain aspek literasi, Mahyeldi menilai pemilihan masjid sebagai lokasi kegiatan memiliki nilai strategis. Generasi muda dibiasakan beraktivitas di rumah ibadah sehingga hubungan mereka dengan masjid semakin kuat.

“Dengan mereka terbiasa ke masjid dan ada kegiatan Nagari Camp di masjid ini, mudah-mudahan hati mereka terpaut dengan masjid,” ujarnya.

Menurut Mahyeldi, masjid di Sumatera Barat tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan nilai sosial dan budaya masyarakat.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini