Karena itu, berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda di masjid perlu terus diperkuat.
Mahyeldi menilai perhatian terhadap generasi muda semakin penting karena merekalah yang akan menentukan arah bangsa pada masa mendatang.
Pembekalan tidak hanya menyangkut ilmu pengetahuan, tetapi juga penguatan karakter sekaligus perlindungan dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Merekalah nanti yang akan menjadi penentu Indonesia Emas 2045,” tegas Mahyeldi.
Ia berharap Nagari Mabit Camp menjadi salah satu wadah pembinaan yang mampu melahirkan generasi muda Sumatera Barat yang berkarakter, memiliki pemahaman agama dan literasi keuangan yang baik, serta dekat dengan masjid.“Semestinya kita memberikan perhatian dan pembekalan-pembekalan untuk menguatkan mereka, sekaligus memberikan perlindungan kepada mereka dari hal-hal yang akan membahayakan masa depan,” katanya. (*)
Editor : Al Mangindo