Kemnaker Gandeng BAZNAS Berdayakan Mustahik dan Disabilitas, Sukro: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif

×

Kemnaker Gandeng BAZNAS Berdayakan Mustahik dan Disabilitas, Sukro: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif

Bagikan berita
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab rapat dengan jajaran komisioner BAZNAS dan tim teknis Kemnaker di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (14/9/2026). (humas)
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab rapat dengan jajaran komisioner BAZNAS dan tim teknis Kemnaker di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (14/9/2026). (humas)

JAKARTA (19/9/2026) - Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab mengatakan, pembahasan pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima zakat (mustahik) serta perluasan akses kerja bagi penyandang disabilitas digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Pemberdayaan penyandang disabilitas itu dilakukan melalui pelatihan vokasi, penempatan kerja dan persiapan calon peserta magang ke Jepang.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Kemnaker untuk mewujudkan pasar kerja yang inklusif sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana sosial keagamaan,” kata Sukro.

Hal itu disampaikannya, usai audiensi antara jajaran komisioner BAZNAS dan tim teknis Kemnaker di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menurut Sukro, kerja sama dengan BAZNAS diarahkan untuk menghubungkan program pemberdayaan ekonomi dengan program ketenagakerjaan, sehingga dukungan kepada masyarakat dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan program yang tersedia.

“Sinergi bersama ini akan kita fokuskan untuk memperluas akses kerja bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas, mempersiapkan calon peserta magang ke Jepang, serta mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kemnaker,” ujar Sukro.

Ia menjelaskan, keterlibatan BAZNAS juga mencakup dukungan terhadap pelatihan vokasi dan akses penempatan kerja bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Upaya tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh akses ke dunia kerja.

“Kerja sama dengan BAZNAS kami arahkan agar penyaluran dana zakat memberikan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan,” ujar Sukro.

Sukro menambahkan, optimalisasi UPZ di lingkungan Kemnaker menjadi salah satu bagian yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini