“Mudah-mudahan kehadiran Musala Babussalam ini membawa kemajuan bagi masyarakat sekitar. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kaum Suku Tanjung yang telah menghibahkan musala beserta tanahnya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Mamak Kaum Suku Tanjung Erdiman menyampaikan, pembangunan Musala Babussalam telah dirintis sejak 2024 di atas tanah milik kaum Suku Tanjung.
Pembangunan musala tersebut dilakukan melalui dana swadaya keluarga serta dukungan para donatur.
Erdiman juga menyatakan pihaknya siap mewakafkan kembali lahan yang berada di sebelah timur musala apabila ke depan dilakukan pengembangan.
“Masih terdapat lahan sekitar 700 meter yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan tahfiz atau kepentingan keagamaan lainnya,” ujarnya.
Ia berharap Musala Babussalam dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, tidak hanya untuk kegiatan ibadah, tetapi juga berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat.“Kami berharap Musala Babussalam dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan, majelis ilmu, kegiatan adat istiadat, kegiatan ekonomi, serta berbagai kegiatan untuk kebaikan umat,” katanya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Zalmadi, Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, Mamak Kaum Suku Tanjung Erdiman, Ketua Pengurus Musala Babussalam Salam Mairi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.(*)
Editor : Veby Rikiyanto