Menuju Satu Abad, Menag Minta PERTI Perkuat Pendidikan dan Amal Sosial

×

Menuju Satu Abad, Menag Minta PERTI Perkuat Pendidikan dan Amal Sosial

Bagikan berita
Menteri Agama, Nasaruddin Umar terima audiensi jajaran pengurus PERTI, Sabtu (7/11/2026) jelang pelaksanaan muktamar. (humas)
Menteri Agama, Nasaruddin Umar terima audiensi jajaran pengurus PERTI, Sabtu (7/11/2026) jelang pelaksanaan muktamar. (humas)

JAKARTA (8/11/2026) - Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengingatkan pentingnya menjaga warisan perjuangan para ulama pendiri Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI).

Organisasi yang telah melewati perjalanan panjang tersebut, diharapkannya, terus memperkuat kaderisasi, merawat tradisi keilmuan Islam serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikannya, saat menerima audiensi jajaran pengurus PERTI, Sabtu (7/11/2026). PERTI merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam yang memiliki sejarah panjang di Indonesia.

Organisasi ini didirikan tanggal 5 Mei 1928 di Candung, Sumatera Barat, dengan Syekh Sulaiman Ar-Rasuli sebagai salah seorang tokoh sentral pendiriannya.

Menag berharap, muktamar PERTI mendatang jadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan langkah para pengurus dan kader, serta merumuskan program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan umat.

“Warisan para pendiri PERTI harus terus dijaga dan dilanjutkan. Pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi kekuatan organisasi untuk menjawab kebutuhan umat,” imbuhnya.

Dia juga mengajak PERTI untuk terus menjaga persatuan organisasi dan memperkuat pengabdian kepada umat.

Ia berharap, PERTI tetap berpegang pada tujuan awal pendiriannya, yakni memperjuangkan nilai-nilai keagamaan melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.

“PERTI harus terus menjaga persatuan. Jangan sampai semangat perjuangan yang telah diwariskan para ulama menjadi lemah karena perbedaan pandangan. Teruslah berjuang di jalan agama dan memberikan manfaat bagi umat.” ujar Menag.

Kelahiran PERTI berakar dari gerakan pembaruan pendidikan Islam melalui pengembangan surau dan Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI).

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini