Gerakan tersebut kemudian berkembang menjadi wadah perjuangan ulama dalam memperkuat pendidikan agama dan kehidupan sosial masyarakat.
Dalam perkembangannya, PERTI mengusung tiga bidang pengabdian utama yang dikenal sebagai Tribakti PERTI, yaitu pendidikan, dakwah, dan amal sosial.
Melalui jaringan madrasah dan kegiatan keagamaan, PERTI berperan dalam pengembangan pendidikan Islam, pembinaan umat, serta pelestarian tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah.
Pengabdian PERTI juga mencakup kegiatan sosial kemasyarakatan dan kaderisasi generasi muda melalui berbagai unsur organisasi.
Kiprah tersebut menjadi bagian dari kontribusi PERTI dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan Indonesia.Menjelang satu abad perjalanan organisasi pada 2028, PERTI diharapkan terus menjaga kekompakan dan memperkuat perannya sebagai organisasi keagamaan yang berkontribusi bagi masyarakat.
Muktamar yang direncanakan berlangsung pada April atau Mei 2027 menjadi salah satu momentum bagi PERTI untuk memperkuat kesinambungan perjuangan tersebut, sekaligus memastikan bahwa nilai-nilai pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial tetap menjadi landasan gerak organisasi. (*)
Editor : Al Mangindo