Sinkhole Muncul di Kawasan Pertanian Pombatan, Warga Diminta Waspada

×

Sinkhole Muncul di Kawasan Pertanian Pombatan, Warga Diminta Waspada

Bagikan berita
Sinkhole Muncul di Kawasan Pertanian Pombatan, Warga Diminta Waspada
Sinkhole Muncul di Kawasan Pertanian Pombatan, Warga Diminta Waspada

LIMAPULUH KOTA — Fenomena alam berupa sinkhole atau tanah berlubang tiba-tiba muncul di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Minggu (4/1/2025).

Peristiwa ini menyita perhatian warga setempat dan aparat terkait karena terjadi secara mendadak di area persawahan yang selama ini aktif digunakan masyarakat untuk bercocok tanam.

Menurut keterangan warga, lubang besar tersebut pertama kali diketahui pada pagi hari saat petani hendak memulai aktivitas di sawah. Awalnya, permukaan tanah terlihat mengalami retakan kecil sebelum akhirnya runtuh membentuk lubang dengan diameter beberapa meter. Hingga kini, kedalaman sinkhole masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.

Tokoh masyarakat setempat yang juga anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, mengatakan bahwa kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga.

“Awalnya hanya terlihat retakan kecil di permukaan tanah, kemudian tiba-tiba runtuh menjadi lubang yang cukup dalam. Beruntung saat kejadian tidak ada warga yang sedang beraktivitas di lokasi terdekat,” ujarnya.

Menindaklanjuti kejadian itu, BPBD Kabupaten Limapuluh Kota bersama unsur Muspika langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas memasang pagar pengaman di sekitar area sinkhole serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi demi menghindari risiko kecelakaan.

Pihak BPBD juga tengah berkoordinasi dengan tenaga ahli geologi untuk mengkaji penyebab kemunculan sinkhole serta menilai potensi risiko lanjutan yang mungkin terjadi di wilayah sekitar.

Secara umum, sinkhole merupakan fenomena runtuhnya permukaan tanah akibat hilangnya material di bawahnya. Kondisi ini dapat dipicu oleh proses erosi bawah tanah, perubahan muka air tanah, maupun faktor aktivitas manusia tertentu. Meski tergolong jarang, sinkhole berpotensi membahayakan jika terjadi di kawasan pertanian maupun permukiman.

Kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna memastikan keselamatan masyarakat. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda awal seperti retakan tanah atau perubahan permukaan tanah di wilayah sekitar.

Fenomena sinkhole di Pombatan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika kondisi geologi, khususnya di daerah yang rawan pergerakan tanah. (rb)

Editor : Rionaldo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini