“Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.”
“Dampaknya tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.
Mahyeldi menilai, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat telah menjalankan peran strategis dalam penegakan hukum dan menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi Muhibuddin selama menjabat sebagai Kajati Sumbar.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, integritas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat,” katanya.
Mahyeldi menambahkan, rotasi jabatan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kelembagaan dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harus terus diperkuat demi mewujudkan Sumatera Barat yang maju, adil, dan sejahtera,” tutupnya.Singkat tapi Berkesan
Sementara itu, Muhibuddin mengatakan mengatakan masa tugasnya selama 180 hari di Sumbar menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Bahkan, itu membuatnya berat untuk meninggalkan Sumbar.
“Alhamdulillah, hari ini saya melakukan perpisahan, tapi sebenarnya saya tidak ingin berpisah. Genap 180 hari saya di Sumatera Barat sejak datang 24 Oktober lalu,” ungkapnya.
Editor : Al Mangindo