Ia menyebut Sumbar sebagai tempat belajar yang penuh makna bagi dirinya, terutama dari masyarakat yang kaya akan nilai adat dan kearifan lokal.
“Di sini saya bertemu guru-guru kehidupan. Orang awak penuh petuah dan keteladanan. Ini menjadi bekal berharga bagi saya kedepannya,” katanya.
Muhibuddin juga menyebut Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat sebagai salah satu “sekolah” penting dalam perjalanan kariernya.
Ia mengungkapkan akan kembali ke Jakarta untuk mengikuti pelantikan sebelum melanjutkan tugas di tempat yang baru.
“Insya Allah besok saya kembali ke Jakarta untuk proses pelantikan, dan selanjutnya melaksanakan tugas di tempat yang baru,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga meminta doa agar dapat menjalankan amanah dengan baik ke depannya. “Mohon doa agar saya diberi kekuatan menjalankan tugas dan menghadapi tantangan ke depan,” ucapnya.Ia pun berpesan kepada seluruh jajaran pemerintah dan Forkopimda di Sumbar untuk tetap fokus melayani masyarakat dengan tulus.
“Fokuslah mencintai rakyat, memakmurkan Sumatera Barat. Jangan pernah mengkhianati amanah karena kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Muhibuddin mengajak semua pihak untuk terus peduli terhadap masyarakat, terutama yang sedang menghadapi musibah.
Acara perpisahan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Sumbar, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. (*)
Editor : Al Mangindo