Hampir tujuh puluh tahun kemudian, cerita itu masih dikenang. Bukan semata-mata sebagai bagian dari sejarah politik Indonesia, melainkan sebagai pengingat bahwa di tengah pergolakan besar sekalipun, kemanusiaan selalu menemukan jalannya sendiri. (*)
Perjalanan Berliku ke Singapura
| 67 klik
Berita Terkait