Komposisi kepengurusan terdiri dari 10 wakil ketua, 10 wakil sekretaris, 10 wakil bendahara serta departemen yang terdiri dari organisasi, kaderisasi dan keanggotaan, Litbang, Kemitraan dan Hubungan Antar Lembaga serta lainnya yang berjumlah 19 departemen.
Doni Harsiva Yandra usai pelantikan mengatakan, berkurangnya alokasi dana desa secara signifikan, jadi tantangan LPM dalam menggagas berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kita berharap, ketua umum DPP LPM bisa memperjuangkan kembali skema dana desa seperti periode sebelumnya,” ungkap Doni.
Doni yang juga anggota DPRD Sumbar menegaskan kesiapan LPM untuk berkontribusi dalam menjawab persoalan di tengah masyarakat seperti Narkoba, LGBTQ dan penyakit masyarakat lainnya.
“Kepengurusan ini beragam warna politiknya, ada hijau, biru, kuning, merah, putih dan lainnya. Juga ada akademisi, pelaku pemberdayaan dan profesional lain,” terangnya.
“Dengan berwarnanya struktur kepengurusan, kita siap bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan Sumatera Barat Madani yang Maju dan Berkeadilan,” tambah Ketua Komisi III DPRD Sumbar itu.
Sementara, Ketua Pelaksana Dt Rajo Lelo mengungkapkan, kepungurusan LPM Sumbar yang dilantik ini merupakan hasil pemilihan pada musyawarah daerah (Musda) tanggal 24 Oktober 2025 lalu."Terima kasih kami ucapkan pada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materil sejak dari Musda hingga pelantikan malam ini," ungkapnya.
Pemprov Siap Berkolaborasi
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi mengucapkan selamat bertugas pada jajaran pengurus LPM Sumbar yang baru dilantik.
Editor : Veby Rikiyanto