Terlebih, anak usia dini belum memiliki kemampuan maksimal untuk menjaga kesehatan giginya secara mandiri sehingga pendampingan orang tua sangat dibutuhkan.
Sidang promosi doktor tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi, Penguji Eksternal Prof. Dr. drg. Sri Susilawati, M.Kes., Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Gigi Unand Dr. drg. Nila Kasuma, M.Biomed., Ketua Sidang Prof. Dr. dr. Rima Semiarty, MARS, Sp.KKP, Sp.O-K, serta jajaran tim promotor dan penguji.
Raihan gelar doktor dengan yudisium Sangat Memuaskan tersebut sekaligus menandai tuntasnya perjalanan akademik Arymbi dalam mengembangkan model edukasi kesehatan gigi berbasis digital.
Lebih dari sekadar capaian akademik, penelitian tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi model edukasi yang aplikatif bagi orang tua dan satuan PAUD, sehingga upaya membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat dimulai sejak anak berada pada usia paling dini. (*)Editor : Al Mangindo