“Pemko Padang menyiapkan masjid dan musala serta seluruh rumah ibadah, termasuk nonmuslim, menjadi smart untuk melahirkan generasi yang smart. Inilah yang disebut dengan program Smart Surau,” katanya.
Maigus menambahkan, Pemko Padang juga mengalokasikan anggaran puluhan miliar untuk mendukung pembinaan ibadah dan kegiatan keagamaan.
Di antaranya melalui program 3T bagi siswa SMP, yakni Tahsinul Qur'an, Tafsirul Qur'an dan Tahfizul Qur'an, serta program Remaja Masjid Reborn yang diarahkan untuk mengembangkan minat, bakat dan potensi anak muda.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mustafa mengatakan, Porsadin menjadi ruang strategis bagi santri untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan prestasi.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga memperkuat pendidikan agama dan pembentukan karakter sejak dini.
“Porsadin menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan. Kita berharap kegiatan ini melahirkan generasi Sumbar yang qurani, cerdas, berakhlak mulia, sehat, dan mampu menjadi penerus bangsa,” ujarnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Porsadin ke-VII Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026, Syaiful Zuhri, mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema “Generasi Qurani Istiqamah dalam Berakidah, Berakhlakul Karimah serta Cerdas, Sehat, Kuat Jasmani dan Rohani.”Menurutnya, Porsadin bertujuan menggali dan mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) melalui bakat dan minat, sekaligus memacu semangat berprestasi.
“Porsadin bertujuan menggali dan mengembangkan potensi santri MDTA melalui bakat dan minat, memacu semangat berprestasi, mempererat silaturahmi antar-MDTA, sekaligus memperkuat peran, fungsi dan posisi FKDT sebagai wadah ikatan silaturahim MDTA,” katanya.
Sebanyak 13 cabang diperlombakan dalam Porsadin VII Sumbar 2026, meliputi MTQ, Hifzil Qur'an, Murottal wal Imla, Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, Puisi Islami, Salawat, Kaligrafi, Azan, Lari Sprint 100 Meter, Bulu Tangkis dan Tenis Meja.
Editor : Veby Rikiyanto