Mahyeldi menilai, Porprov memiliki peran strategis sebagai wadah menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota.
Atlet-atlet berprestasi dari ajang tersebut selanjutnya dapat dibina lebih lanjut oleh pengurus provinsi cabang olahraga bersama KONI Sumbar untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
“Bibit-bibit inilah nantinya yang akan mengukir prestasi dan meraih medali di ajang pesta olahraga multi-event terbesar tanah air,” ucapnya.
Ia menambahkan, perjalanan seorang atlet untuk mencapai prestasi tidaklah singkat. Di balik pencapaian seorang atlet terdapat proses latihan panjang serta pengorbanan tenaga, pikiran, waktu, dan dukungan berbagai pihak.
“Ajang Porprov menjadi wadah bagi mereka untuk mengorbitkan diri dan menapaki jenjang yang lebih tinggi ke tingkat nasional.”
“Di sinilah peran pemerintah daerah hadir menyediakan wadah bagi atlet untuk menguji kemampuan mereka selama menjalani latihan,” tegas Mahyeldi.
Porprov XVI Tahun 2026 merupakan hasil dari proses perencanaan dan evaluasi yang telah dilakukan sejak 2025.Pemprov Sumbar sebelumnya menetapkan penyelenggaraan Porprov XVI melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-615-2025 dan diperkuat SK Gubernur Nomor 426-815-2025, dengan konsep tuan rumah bersama kabupaten/kota se-Sumbar serta jadwal awal Juni-Juli 2026.
Seiring evaluasi kesiapan anggaran bersama pemerintah kabupaten dan kota pada awal 2026, jadwal pelaksanaan kemudian ditetapkan menjadi 2-14 Oktober 2026 melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tanggal 23 Februari 2026.
Pengaturan lebih lanjut mengenai tuan rumah bersama, cabang olahraga, dan jadwal pertandingan dituangkan dalam SK Gubernur Nomor 426-377-2026.
Editor : Al Mangindo