Pemko Padang Jemput Dukungan APBN 2027 ke KKP RI

×

Pemko Padang Jemput Dukungan APBN 2027 ke KKP RI

Bagikan berita
Tim Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Saat Melakukan Kunjungan Kerja me Kementerian Kelautan dan Perikanan (*)
Tim Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Saat Melakukan Kunjungan Kerja me Kementerian Kelautan dan Perikanan (*)

PADANG, Menara Info – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perikanan dan Pangan terus mengupayakan dukungan anggaran pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan sektor perikanan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) di Jakarta pada 13–16 Oktober 2026, guna mengusulkan sejumlah program prioritas untuk pendanaan APBN 2027.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (15/10/2026), Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie, bersama tim menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada jajaran KKP RI.

Upaya tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang mendorong seluruh perangkat daerah agar aktif menjemput peluang pendanaan dari pemerintah pusat di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sejumlah program yang diusulkan meliputi revitalisasi UPT Sentra Pengolahan Perikanan (SPP) Pasia Nan Tigo, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih Tematik Batang Arau, program Mini Recirculating Aquaculture System (Mini RAS), Minapadi, serta pengembangan budi daya rumput laut dan ikan kerapu.

Dari berbagai usulan tersebut, revitalisasi UPT SPP Pasia Nan Tigo mendapat sambutan positif dari pihak KKP RI.

Program ini direncanakan menjadi salah satu prioritas alokasi anggaran APBN 2027.

Revitalisasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengolahan hasil perikanan, memperkuat daya saing produk lokal, serta memperluas akses pasar, termasuk membuka peluang pemasaran berorientasi ekspor.

Sementara itu, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih Tematik Batang Arau diarahkan untuk mengintegrasikan aktivitas perikanan dengan wisata bahari, kuliner olahan ikan, dan kawasan Kota Tua.

Konsep tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah sektor perikanan, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata dan mendukung upaya Kota Padang menuju jejaring Kota Gastronomi UNESCO.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini