Menurutnya, capaian tersebut ditopang oleh komitmen pimpinan, dukungan lintas sektor, integrasi data yang kuat, serta kesiapan sumber daya manusia.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat,” ungkap Arry.
Sementara, Kepala Bidang Siber Sandi, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Sumbar, Ronny mengatakan, maksud dari penyelenggaraan kegiatan yang mengusung tema "Data Tepat, Bantuan Cepat, Daerah Hebat" ini adalah untuk menyelaraskan pemahaman dan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam implementasi layanan Call Center 112 di Sumbar.
“Diharapkan setelah kegiatan ini, terbangun komitmen bersama untuk mewujudkan layanan kedaruratan yang terintegrasi, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” harapnya. (*) Editor : Al Mangindo