Solusi untuk Jamaah! Apa yang Harus Dilakukan Jika Khatib Lupa Rukun Khutbah? Begini Penjelasannya

×

Solusi untuk Jamaah! Apa yang Harus Dilakukan Jika Khatib Lupa Rukun Khutbah? Begini Penjelasannya

Bagikan berita
Tangkapan layar Masjid Raya Annur Pekanbaru yang menayangkan kutbah jumat secara live.
Tangkapan layar Masjid Raya Annur Pekanbaru yang menayangkan kutbah jumat secara live.

Menurut Syekh Nawawi, membaca setengah dari ayat panjang lebih utama daripada membaca satu ayat yang pendek.

Dalam membaca ayat Al-Quran, tidak cukup jika lafaz yang dibaca adalah ayat yang mengandung pengertian memuji Allah atau menasehati para pendengar untuk memuji-Nya.

Alasannya adalah karena satu perkara tidak bisa digunakan untuk melakukan dua rukun, dalam hal ini adalah memuji Allah dan membaca ayat.

Di antara ayat tersebut adalah termaktub dalam Surat Al-An’am ayat 1: “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan kegelapan-kegelapan dan cahaya.”

5. Mendoakan Kaum Mukmin

Rukun terakhir yang harus dibaca khatib adalah membacakan doa kebaikan akhirat untuk kaum mumin di khutbah kedua.

Mengutip pendapatnya Imam Syarqowi, Syekh Nawawi menjelaskan bahwa mendoakan untuk kaum mumin perempuan (mu’minat) tidak termasuk rukun, sehingga tidak cukup jika khatib hanya berdoa untuk mu’minat tanpa menyertakan mu’minin.

Demikian 5 (lima) rukun khutbah Jumat yang harus dipenuhi oleh seorang khatib. Setiap rukun tersebut memiliki kedudukan penting karena akan mempengaruhi terhadap keabsahan khutbah sekaligus shalat Jumat.

Mengingat hal tersebut, seorang khatib harus menunaikannya dengan penuh perhatian karena menyangkut sahnya ibadah seluruh jamaah.

Tindakan yang perlu dilakukan jika khatib lupa.

Jika Jamaah Baru Tahu Setelah Shalat Selesai:

Bagi jamaah, shalat Jumat mereka tetap dianggap sah (berlaku uzur) dan tidak perlu diulang.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini