Sementara itu, Kepala Puskesmas Lubuk Begalung, dr. Sari Ramadhani mengatakan pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan kader dalam melakukan edukasi kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
Menurutnya, kader menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki peran strategis dalam mengingatkan warga untuk rutin memeriksakan kesehatan dan menjalani pengobatan secara teratur.
“Tujuannya supaya kader bisa mengedukasi masyarakat, terutama warga yang memiliki bayi dan balita untuk mendukung penurunan angka stunting, serta masyarakat dengan hipertensi dan diabetes agar rutin kontrol kesehatan,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Selain edukasi, kader juga dibekali keterampilan antropometri seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemeriksaan tekanan darah sesuai standar pelayanan kesehatan.
“Dengan pelatihan ini ada peningkatan keterampilan kader dalam penimbangan dan pemeriksaan kesehatan yang nantinya tetap didampingi tenaga kesehatan di puskesmas,” jelasnya.
Sari menambahkan, kegiatan tersebut merupakan pilot project Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan melalui kemitraan dengan IAKMI dan dukungan program CSR Asuransi Astra.Ia menyebut seluruh peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Kesehatan melalui platform Pelataran Sehat Kemenkes.
“Ini perdana di Kota Padang. Harapannya program ini dapat diadopsi di Posyandu ILP dan Pustu ILP lainnya sehingga seluruh kader di Kota Padang nantinya memiliki sertifikat Kementerian Kesehatan,” tutupnya.(VR)
Editor : Veby Rikiyanto