Penulis muda asal Padang ini mengakui bahwa inspirasinya berasal dari pengalaman pribadi dan observasi sosial. Faaiz Naufal ingin menunjukkan bahwa novel horor tidak selalu identik dengan hal-hal supernatural.
Terkadang, manusia sendiri adalah sumber ketakutan terbesar. Jejak Dari Dunia Yang Tak Terlihat menjadi bukti bahwa penulis muda Indonesia mampu bersaing di kancah literasi horor global.
Respon Pembaca terhadap Novel Horor Karya Faaiz Naufal
Sejak dirilis, novel horor ini mendapat beragam ulasan positif. Banyak pembaca mengaku tidak nyaman setelah membaca Jejak Dari Dunia Yang Tak Terlihat.
Namun justru ketidaknyamanan itu yang membuat novel psikologis ini dianggap berhasil. Faaiz Naufal berhasil menciptakan pengalaman membaca yang unik.
Seorang pembaca di media sosial mengatakan bahwa novel horor ini "meninggalkan jejak dipikiran."Komunitas literasi muda mulai merekomendasikan novel horor ini sebagai bacaan wajib. Jejak Dari Dunia Yang Tak Terlihat sering dibahas dalam diskusi buku online.
Gaya penulisan penulis muda Faaiz Naufal dinilai segar dan berbeda. Novel psikologis yang sunyi dan emosional ini menjadi angin segar di tengah dominasi novel horor mainstream.
Mengapa Anda Harus Membaca Jejak Dari Dunia Yang Tak Terlihat?
Ketakutan dibangun secara perlahan dan realistis. Penulis muda ini tidak menggunakan jumpscare murahan.
Editor : Al Mangindo