Musyawarah Satgas PRR Bebaskan Lahan 2 Hektare, Huntara Siap Naik Kelas Jadi Huntap

×

Musyawarah Satgas PRR Bebaskan Lahan 2 Hektare, Huntara Siap Naik Kelas Jadi Huntap

Bagikan berita
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis pada rapat koordinasi bersama Tim Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa. (humas)
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis pada rapat koordinasi bersama Tim Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa. (humas)

PADANG PARIAMAN (23/6/2026) - Harapan warga terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat untuk segera menempati hunian tetap (huntap) semakin mendekati kenyataan.

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan lahan milik PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum yang selama ini digunakan sebagai hunian sementara (huntara) akan diproses untuk mendukung pembangunan huntap bagi penyintas.

Dua lokasi yang dimaksud berada di Korong Talao Mundam Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, pada lahan milik PLN seluas 6.400 meter persegi.

Kemudian, lahan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang Kementerian PU seluas 1,7 hektare di Korong Asam Pulau Nagari Anduring, Kecamatan Kayu Tanam.

Kepala Posko Nasional Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Irjen Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, kepastian tersebut merupakan hasil koordinasi dan musyawarah yang difasilitasi Satgas PRR bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, PLN, dan Kementerian PU.

Menurut Wahyu, kebutuhan lahan huntap sempat menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satgas PRR bergerak mempertemukan seluruh pihak agar kendala status aset dapat diselesaikan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.

“Pada prinsipnya mereka menyetujui bahwa lahan itu silakan digunakan, walaupun mereka akan kroscek dulu berkaitan dengan data-data yang dicocokkan.”

“Mungkin luas wilayah atau luas lahan yang memang nanti dibutuhkan untuk pemenuhan huntap. Alhamdulillah hasilnya positif,” kata Wahyu usai Rapat Koordinasi Rencana Lahan Huntap Kabupaten Padang Pariaman di Posko Satgas PRR, Jakarta, Selasa.

Di kedua lokasi tersebut saat ini telah berdiri huntara dengan kapasitas masing-masing 40 unit dan 34 unit.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini