DMI Sumbar Gelar Pelatihan Akustik Masjid ke-3, Sekdaprov Arry: Suara Imam Jelas, Ibadah Makin Khusyuk

×

DMI Sumbar Gelar Pelatihan Akustik Masjid ke-3, Sekdaprov Arry: Suara Imam Jelas, Ibadah Makin Khusyuk

Bagikan berita
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi berikan arahan pada pembukaan Pelatihan Akustik Masjid (Batch III) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Wilayah DMI Sumbar di Hotel UNP Hospitality and Convention, Selasa. (humas)
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi berikan arahan pada pembukaan Pelatihan Akustik Masjid (Batch III) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Wilayah DMI Sumbar di Hotel UNP Hospitality and Convention, Selasa. (humas)

PADANG (14/7/2026) - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi menegaskan, kenyamanan jamaah dalam mendengarkan bacaan imam maupun khutbah, jadi salah satu faktor penting agar masyarakat semakin nyaman dan betah beribadah di masjid.

Kualitas sistem tata suara, terang Arry, tidak boleh dipandang sebagai persoalan teknis semata. Akustik yang baik, akan membantu jamaah mendengar bacaan imam dan khatib secara jelas, sehingga ibadah dapat berlangsung lebih khusyuk dan nyaman.

“Kenyamanan kita dalam beribadah di rumah Allah, harus didukung fasilitas yang memadai. Jangan sampai imam membaca Al-Qur’an dengan indah, tetapi jamaah di bagian belakang tidak dapat mendengar dengan jelas,” ujar Arry.

Hal itu disampaikannya, saat membuka Pelatihan Akustik Masjid (Batch III) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumbar di Hotel UNP Hospitality and Convention, Ruang Singgalang, Selasa.

Dikesempatan itu, Arry menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat terus mendorong peningkatan kualitas tata suara (akustik) masjid sebagai bagian dari ikhtiar memakmurkan rumah ibadah.

Ia juga mengapresiasi konsistensi DMI Sumbar, yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut hingga memasuki batch ketiga.

Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Daerah yang menempatkan masjid dan surau sebagai pusat pembinaan umat, sebagaimana semangat falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Ini kegiatan yang sangat baik. Harapan kita, masyarakat semakin nyaman datang ke masjid dan surau karena didukung kualitas akustik yang baik. Masjid yang nyaman akan semakin mendorong masyarakat untuk memakmurkannya,” katanya.

Arry menegaskan bahwa kualitas suara tidak semata ditentukan oleh mahal atau murahnya perangkat sound system. Penempatan speaker, pengaturan sistem, kondisi ruangan, hingga kemampuan operator dalam mengelola perangkat turut menentukan kejernihan suara yang diterima jamaah.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sumbar, terdapat sekitar 19.741 masjid dan musala yang tersebar di seluruh daerah.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini