Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menegaskan pemerintah pusat terus mempercepat program eliminasi TB.
Upaya dilakukan melalui pemeriksaan aktif berbasis by name by address, pengiriman alat rontgen portabel dan PCR ke daerah, pembentukan kader TB di desa dan kelurahan, hingga bantuan renovasi rumah bagi pasien TB dari keluarga kurang mampu.
“TB masih menjadi persoalan serius di Indonesia dengan sekitar 120 ribu kematian setiap tahun. Di Sumatera Barat estimasi penderita TB mencapai 25 ribu orang dan baru sekitar 62 persen yang berhasil ditemukan serta ditangani. Ini menjadi PR kita bersama,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Penyakit Menular Ditjen P2P Kemenkes RI dr. Prima Yosephine, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima, Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi, Direktur Utama RSUP dr. M. Djamil Dovy Djanas, kepala daerah se-Sumbar, civitas akademika, dan tenaga kesehatan.(*) Editor : Veby Rikiyanto