Baca juga: Rp10,6 Triliun TKD Sudah Mengalir, Tito Karnavian: K/L dan Pemda Wajib Lapor ke Masyarakat
Menurut Yulizawati, keterlibatan akademisi internasional dalam program tersebut diharapkan dapat memperkaya proses analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan kesehatan. Dukungan pemerintah pusat juga membuka peluang pengembangan kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, fasilitas layanan kesehatan, dan mitra internasional. Melalui kerja sama dengan Auckland University, para akademisi berbagi pengalaman serta memberikan masukan terhadap hasil pengumpulan data yang dilakukan di lapangan. "Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kesehatan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," jelasnya.
Editor : Veby Rikiyanto
Kolaborasi Unand dan Puskesmas Lubuk Begalung Perkuat Program Kesehatan Berbasis Data
| 191 klik
"Data yang ada menjadi dasar untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu ditingkatkan," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Berita Terkait