Kembangkan Model AI untuk Optimalkan Potensi Anak, Antar dr. Ulya Uti Fasrini Raih Gelar Doktor

×

Kembangkan Model AI untuk Optimalkan Potensi Anak, Antar dr. Ulya Uti Fasrini Raih Gelar Doktor

Bagikan berita
dr . Ulya Uti Fasrini, M.Biomed Saat Menyampaikan Disertasinya, Kamis (30/7/2026)
dr . Ulya Uti Fasrini, M.Biomed Saat Menyampaikan Disertasinya, Kamis (30/7/2026)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kognitif anak merupakan hasil akumulasi berbagai faktor yang bekerja sepanjang siklus kehidupan (Continuum of Care).

Nutrisi ibu pada trimester pertama kehamilan, pertumbuhan linier anak, lingkar kepala, kondisi sosial ekonomi keluarga, efikasi diri orang tua, serta kehangatan dalam pengasuhan menjadi faktor yang paling berkontribusi terhadap perkembangan kognitif anak.

Temuan itu memperkuat pentingnya investasi pada kesehatan ibu dan anak sejak sebelum kehamilan.

Bersama Keluarga Besar
Bersama Keluarga Besar

Dengan kata lain, pembangunan kualitas sumber daya manusia tidak dimulai ketika anak memasuki bangku sekolah, melainkan sejak masa pra-konsepsi melalui pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan, dan pengasuhan yang berkualitas.

"Selama ini kita lebih banyak berfokus menemukan masalah ketika anak sudah menunjukkan keterlambatan perkembangan," kata Ulya dalam disertasinya, Kamis.

Padahal menurut Ulya, banyak faktor yang dapat dioptimalkan jauh lebih awal.

"Saya berharap kecerdasan buatan dapat menjadi sahabat bagi keluarga Indonesia untuk memahami dan mengoptimalkan potensi setiap anak sejak awal kehidupannya," imbuhnya.

null

Penelitian tersebut juga menjadi fondasi ilmiah pengembangan ULYA (Utamakan Langkah Optimalisasi Generasi Hebat Berdaya), sebuah platform digital berbasis AI yang sedang dirancang sebagai sistem pendukung keputusan bagi keluarga sejak masa pra-konsepsi hingga anak berusia delapan tahun.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini