Upaya tersebut kini mulai membuahkan hasil dengan beroperasinya SRT Dharmasraya sebagai Sekolah Rakyat permanen pertama di Sumbar.
Sekolah Rakyat merupakan Program Strategis Nasional yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Seluruh peserta didik memperoleh pendidikan gratis dengan sistem berasrama, didukung penyediaan makanan bergizi, internet, komputer, pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS), serta penguatan literasi digital.
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Wildan Humaidi mengatakan seluruh kebutuhan dasar peserta didik dipenuhi oleh pemerintah agar mereka dapat fokus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SRT Dharmasraya yang memiliki kapasitas daya tampung hingga 1.000 orang siswa ini menampung 390 peserta didik yang berasal dari berbagai daerah di Sumbar.
Terdiri atas 268 siswa dari Kabupaten Dharmasraya, 60 siswa dari Kabupaten Solok, 60 siswa dari Kota Padang, serta masing-masing satu siswa dari Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Bukittinggi.Pemerintah Pusat menargetkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahun hingga mencapai 500 sekolah pada 2029.
Pemprov Sumbar menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar semakin banyak anak-anak Sumbar memperoleh kesempatan menikmati pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga. (*)
Editor : Al Mangindo