Pemko Padang Jajaki Teknologi Korea untuk Benahi Pengelolaan Sampah TPA Aia Dingin

×

Pemko Padang Jajaki Teknologi Korea untuk Benahi Pengelolaan Sampah TPA Aia Dingin

Bagikan berita
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir Saat Mengadakan Pertemuan dengan Chief Representative Korea Environmental Industry & Technology Institute (KEITI) Indonesia Kang Min Soo, Selasa (11/8/2026)
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir Saat Mengadakan Pertemuan dengan Chief Representative Korea Environmental Industry & Technology Institute (KEITI) Indonesia Kang Min Soo, Selasa (11/8/2026)

PADANG, Menara Info — Pemerintah Kota Padang menjajaki kerja sama dengan Korea Selatan untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan dan persampahan, khususnya melalui penerapan teknologi modern di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Aia Dingin.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Chief Representative Korea Environmental Industry & Technology Institute (KEITI) Indonesia Kang Min Soo, delegasi lingkungan hidup Korea Selatan serta Konsulat Perwakilan Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Sumatera di Takana Nasi Padang, Selasa (11/8/2026).

Maigus Nasir mengatakan, kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk membenahi sektor lingkungan sebagai bagian dari upaya menjadikan Padang sebagai salah satu kota tujuan dunia.

"Hari ini sesuai dengan semangat yang dimiliki Wali Kota Padang, Pak Fadly Amran, bagaimana menjadikan Padang menjadi salah satu tujuan dunia. Tidak hanya di sektor wisata, tapi juga di sektor-sektor lainnya," kata Maigus.

Menurutnya, persoalan persampahan menjadi salah satu sektor yang perlu dibenahi untuk mendukung wajah Kota Padang sebagai kota yang bersih dan indah.

"Kota Padang memang sedang berusaha dan berjuang untuk bisa menjadi kota terbersih, kota yang indah. Tentu kehadiran para Mister dari Korea Selatan menjadi salah satu solusi agar sampah tidak lagi menjadi sesuatu yang negatif, tetapi bisa bernilai positif," ujarnya.

Dalam penjajakan tersebut, teknologi pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama, terutama untuk mendukung pengembangan sistem pengelolaan di TPA Aia Dingin.

Penerapan teknologi yang tepat diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kota.

Chief Representative KEITI Indonesia Kang Min Soo mengatakan, peluang pengembangan kerja sama di Kota Padang cukup besar, mengingat sektor lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan pariwisata.

"Kota Padang sangat berpotensi. Untuk mengembangkan Kota Padang sebagai kota pariwisata, perbaikan lingkungan sangat diperlukan dan ada banyak hal yang bisa ditingkatkan terkait lingkungan di kota ini," kata Kang Min Soo.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini