Menurutnya, jejaring internasional di bidang kesehatan dapat membuka peluang pertukaran tenaga ahli, teknologi, pengetahuan, dan pengalaman sehingga kualitas pelayanan kesehatan di daerah semakin meningkat.
Gubernur juga mengaitkan kerja sama tersebut dengan upaya Sumbar memperluas hubungan internasional, khususnya dengan negara-negara kawasan Samudra Hindia.
Ia menilai hubungan yang semakin luas akan membuka lebih banyak peluang kerja sama di berbagai bidang strategis, termasuk kesehatan dan pendidikan.
Berikan Kemudahan
CEO Putra Specialist Hospital Melaka, Encik Muhammad Zairuddin bin Ahmad menjelaskan, kantor kolaborasi dan pusat rujukan tersebut tidak sekadar menjadi kantor administratif, tetapi diharapkan menjadi sarana yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi, konsultasi, hingga proses rujukan ke Melaka.
“Kami mau memastikan proses rujukan pesakit dapat dilaksanakan dengan lebih mudah, tersusun, dan lancar, daripada mendapatkan maklumat awal, proses konsultasi dan rujukan sehinggalah kepada perancangan rawatan,” jelasnya.
Menurut Muhammad Zairuddin, kerja sama tersebut juga membuka peluang pertukaran ilmu, kepakaran, dan pengalaman di bidang kesehatan, termasuk pengembangan medical tourism.Pasien dan keluarga yang mendapatkan layanan di Melaka juga berkesempatan mengenal budaya dan destinasi wisata, sementara masyarakat Melaka dapat menikmati potensi pariwisata Sumbar.
Mahyeldi menegaskan Pemprov Sumbar akan terus mendukung kolaborasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan sektor strategis lainnya yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia berharap Kantor Kolaborasi Medis Putra Specialist Hospital Melaka menjadi jembatan yang semakin mempererat hubungan Sumbar dan Melaka sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas. (*)
Editor : Al Mangindo