Kurban, Teladan Bermakna Sangat Besar Dari Kisah Nabi Ibrahim & Nabi Ismail

Foto Medi Iswandi
×

Kurban, Teladan Bermakna Sangat Besar Dari Kisah Nabi Ibrahim & Nabi Ismail

Bagikan opini
Ilustrasi Kurban, Teladan Bermakna Sangat Besar Dari Kisah Nabi Ibrahim & Nabi Ismail

Menjadi pengabdian.Menjadi bentuk cinta kepada sesama manusia.

Di situlah letak keagungan terbesar Idul Adha. Bukan hanya tentang darah yang mengalir dari hewan kurban, tetapi tentang manusia yang belajar menundukkan egonya.

Bukan sekadar tentang daging yang dibagikan, tetapi tentang hati yang belajar peduli.

Bukan hanya tentang ritual tahunan, tetapi tentang bagaimana iman mampu menghidupkan kemanusiaan.

Di tengah dunia yang semakin individualistis, ketika banyak orang sibuk menghitung untung dan rugi, Idul Adha mengingatkan bahwa masih ada nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar materi yaitu, keikhlasan untuk memberi, kerelaan untuk berkorban, dan ketulusan untuk membahagiakan sesama.

Peradaban tidak hanya dibangun oleh kecanggihan teknologi atau besarnya kekuatan ekonomi.

Peradaban besar lahir dari manusia-manusia yang masih memiliki hati, yang mampu merasakan penderitaan orang lain, dan yang percaya bahwa sebagian rezeki yang mereka miliki sesungguhnya ada hak saudara-saudaranya di dalamnya.

Selama nilai itu tetap hidup, maka kurban tidak akan pernah hanya menjadi sekedar tradisi.

Kurban akan terus menjadi cahaya kemanusiaan yang menguatkan persaudaraan dan menghidupkan rasa cinta di tengah kehidupan manusia.(*)

Bagikan

Opini lainnya
Terkini