“Karena itu, pendekatan pendidikan harus lebih manusiawi, komunikatif, dan memperhatikan kondisi psikologis anak,” ujarnya.
Ia berharap seminar dan workshop tersebut menjadi langkah awal dalam menciptakan budaya sekolah yang sehat dan menyenangkan di lingkungan Yayasan Pertiwi Kodya Padang.
“Semoga bapak ibu para tenaga pendidik mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi siswa,” katanya.
Kegiatan itu turut menghadirkan sejumlah narasumber dari Program Studi Psikologi Unand, yakni Yantri Mapitra, Meria Susanti, Nila Anggreiny, dan Izzanil Hidayati.
Wakil Ketua Yayasan Pertiwi Kodya Padang, Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, juga memberikan materi terkait Emotional Freedom Technique (EFT).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Pertiwi Kodya Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Wakil Ketua Yayasan Pertiwi Kodya Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, jajaran pengurus yayasan, serta sejumlah dosen Program Studi Psikologi Unand.(*)
Editor : Veby Rikiyanto