Dijelaskan juga, optimalisasi alur operasional kargo melalui implementasi sistem CALIS dan real-time monitoring guna menghadirkan kepastian layanan serta solusi personal bagi mitra Kerjasama IAS Grup.
Kompetensi keempat yang ingin diwujudkan adalah Pusat Kendali Command, Contact & CCTV Center (C4).
Sebagai wujud improvement berkelanjutan, ditergetkan fasilitas C4 akan mulai beroperasi pada September 2026.
Pusat kendali ini mengintegrasikan pemantauan digital, pusat kontak (contact center), serta penanganan keluhan pelanggan (complaint handling) demi akses informasi yang cepat dan responsif.
Lounge Prayana
Sejalan dengan empat pilar tersebut, IAS juga meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan meluncurkan beroperasinya Lounge Prayana, sebagai salah transformasi bisnis yang dilakukan IAS.“Transformasi ini merupakan langkah konkret perusahaan untuk memberikan nilai tambah yang signifikan di setiap titik interaksi pelanggan,” ungkap Direktur Utama IAS, Budi Setyawan Wijaya.
Hal ini, terang dia, dilakukan untuk memberikan defenisi tegas yang akan memberikan pengalaman kepada pelanggan melalui sebuah inovasi fasilitas ruang tunggu eksekutif yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, kemewahan dan pelayanan prima bagi para pengguna jasa bandara.
Prayana Loungse sendiri saat ini sudah beroperasi di empat bandara antara lain Surabaya, Bali, Makassar, dan Balikpapan. (*)
Editor : Al Mangindo