Rehab-Rekon Pascabencana Dikebut, Sejumlah Jembatan dan Sungai di Padang Mulai Diperkuat

×

Rehab-Rekon Pascabencana Dikebut, Sejumlah Jembatan dan Sungai di Padang Mulai Diperkuat

Bagikan berita
Alat Berat Milik Dinas PUPR Kota Padang Sedang Melakukan Normalisasi Sungai Pasca Banjir Bandang Beberapa Waktu Lalu(*)
Alat Berat Milik Dinas PUPR Kota Padang Sedang Melakukan Normalisasi Sungai Pasca Banjir Bandang Beberapa Waktu Lalu(*)

PADANG, Menara Info— Pemulihan infrastruktur pascabencana di Kota Padang terus bergerak.

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini mengerjakan perbaikan sejumlah jembatan, plat duiker, cekdam hingga penguatan tebing sungai di berbagai titik.

Pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) untuk mengembalikan fungsi infrastruktur sekaligus memperkuatnya menghadapi potensi bencana berikutnya.

Hingga Sabtu (15/8/2026), sejumlah pekerjaan masih berlangsung, di antaranya perbaikan plat duiker di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, serta Jembatan Kampung Baru di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Di Kecamatan Kuranji, penanganan dilakukan pada Jembatan Gantung di Kelurahan Gunung Sarik dan plat duiker di Jalan Rimbo Tarok, Kelurahan Gunung Sarik.

Selain akses penghubung, Pemko Padang juga memperkuat infrastruktur pengendali aliran air.

Normalisasi sungai dilakukan di kawasan Jalan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, untuk membantu memperlancar aliran sekaligus mengurangi gangguan akibat sedimentasi dan kondisi alur sungai.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan penanganan tidak berhenti pada titik-titik tersebut. Sejumlah cekdam dan tebing sungai yang terdampak bencana juga mulai diperbaiki.

“Untuk perbaikan cekdam, saat ini sudah mulai dilakukan di beberapa titik, seperti D.I. Limau Manis, D.I. Lubuk Laweh, dan D.I. Baringin. Penguatan tebing sungai juga dilakukan di D.I. Sungkai, Pasar Lalang, Lubuk Minturun, serta beberapa titik lainnya yang terdampak,” ujar Malvi.

Ia menyebutkan, progres pekerjaan sejauh ini berjalan sesuai jadwal dan target yang tercantum dalam kontrak.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini