Namun, untuk menyandang predikat sebagai "Ikon Wisata Alternatif Kota Padang" menuntut pengembangan yang lebih terintegrasi.
Langkah strategis yang perlu dipertimbangkan antara lain:
• Pemasangan instalasi seni jalanan yang reflektif terhadap budaya lokal.
• Penyediaan fasilitas WiFi gratis untuk mendukung produktivitas komunitas kreatif.
• Penerapan zona bebas kendaraan (Car Free Night) pada waktu-waktu tertentu.
• Penataan dan pemanfaatan lahan serta tata kelola area parkir kendaraaan yang representatif
• Pemberlakuan peraturan-peraturan khusus untuk kawasan Jalan Khatib Sulaiman yang saling menguatakan .Lebih jauh lagi, Khatib Sulaiman harus diposisikan sebagai "gerbang wisata" yang menghubungkan wisatawan menuju destinasi utama lainnya seperti Pantai Padang/ Taplau atau Kawasan Kota Tua Padang.
Secara makro, integrasi ini diproyeksikan mampu mendongkrak GDP (Gross Domestic Produk) pariwisata Kota Padang
Refleksi dan Harapan: