Pemerintah Kota menargetkan kekurangan 23 SPPG dapat terpenuhi hingga akhir 2026 sehingga layanan MBG menjangkau seluruh sasaran.
Sementara itu, Ketua DPD APPMBGI Sumbar M. Sayuti menyatakan organisasinya siap menjadi mitra strategis Pemko Padang dalam membangun sistem pengelolaan dapur dan rantai pasok pangan yang kuat, transparan, serta berkelanjutan.
Ia menilai keberhasilan Program MBG sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan dapur dan distribusi bahan pangan di lapangan.
Karena itu, APPMBGI mengusulkan adanya nota kesepahaman (MoU) dengan Pemko Padang agar pembagian peran, target, dan tanggung jawab seluruh pihak semakin jelas.
"Kami menargetkan Padang menjadi kota percontohan pengelolaan Program MBG di Sumatera Barat bahkan tingkat nasional," ujar Sayuti.Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Teddy Antonius, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta, serta Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani.(*(
Editor : Veby Rikiyanto