Investasi Lintas Generasi

Foto Medi Iswandi
×

Investasi Lintas Generasi

Bagikan opini
Ilustrasi Investasi Lintas Generasi

Di Ranah Minang, tanah tidak dipahami sekedar sebidang lahan yang memiliki nilai ekonomi.

Perdebatan mengenai trase Jalan Tol Padang - Sicincin - Bukittinggi di beberapa kawasan seharusnya tidak dipandang sebagai pertentangan antara sekelompok masyarakat dengan pembangunan.

Namun sesungguhnya adalah cermin dari sebuah daerah yang sedang mencari titik keseimbangan antara menjaga warisan leluhur dan menjemput masa depan.

Di Ranah Minang, tanah tidak dipahami sekedar sebidang lahan yang memiliki nilai ekonomi.

Karena di atasnya tumbuh sejarah, berdiri identitas kaum, terpatri jejak para pendahulu dan melekat hak ulayat yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Karena itulah setiap rencana pembangunan yang menyentuh tanah ulayat hampir selalu menghadirkan perdebatan. Itu adalah sesuatu yang wajar.

Namun sejarah juga mengajarkan bahwa tidak ada kemajuan yang lahir dari kebuntuan.

Perbedaan pandangan tidak boleh berakhir menjadi jurang pemisah.

Sebaliknya harus menjadi ruang musyawarah yang mempertemukan akal sehat, kebijaksanaan dan hati yang lapang.

Ketika adat dihormati dan kepentingan masyarakat luas sama-sama ditempatkan pada posisi yang mulia, maka jalan keluar hampir selalu dapat ditemukan.

Bagikan

Opini lainnya
Terkini