Cegah DBD, Lapas Narkotika Tanjungpinang Fogging Seluruh Area Hunian

×

Cegah DBD, Lapas Narkotika Tanjungpinang Fogging Seluruh Area Hunian

Bagikan berita
Petugas Melakukan Pengasapan (Jogging) di Salah Satu Blok Hunian di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjung Pinang, Senin (6/7/2026)
Petugas Melakukan Pengasapan (Jogging) di Salah Satu Blok Hunian di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjung Pinang, Senin (6/7/2026)
Bintan, Menara Info-Pemeriksaan kesehatan lingkungan terus diperkuat di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.

Sebagai langkah mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), pihak lapas menggelar fogging serentak di seluruh area lapas, mulai dari blok hunian, ruang perkantoran hingga lingkungan sekitar, Senin (6/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan petugas Puskesmas Kawal.

Pengasapan dilakukan secara menyeluruh untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama DBD, sekaligus meminimalkan risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, mengatakan kesehatan warga binaan dan petugas menjadi perhatian utama.

Karena itu, fogging dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif yang akan terus dilaksanakan secara berkala.

"Kesehatan warga binaan dan petugas menjadi prioritas kami. Kegiatan fogging seperti ini akan terus kami laksanakan secara berkala sebagai langkah pencegahan penyakit," ujar Fauzi.

Menurutnya, pencegahan DBD tidak hanya dilakukan melalui fogging.

Pihak lapas juga terus mengedukasi warga binaan agar menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan, termasuk menghilangkan potensi genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung aman dan lancar. Melalui langkah preventif ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, nyaman, serta memberikan perlindungan bagi seluruh warga binaan maupun petugas dari ancaman penyakit menular.(*)

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini